Sabtu, 12 Mei 2012

Yuk, Kenali Jenis Fraktur/Patah Tulang

http://indahkeluargaku.blogspot.com/2012/05/yuk-kenali-jenis-frakturpatah-tulang.html



Fraktur atau patah tulang adalah suatu keadaan dimana kontinuitas tulang terputus atau bisa juga diartikan setiap retakan atau patah pada tulang yang utuh. Seringkali orang salah mengartikan patah tulang dengan terkilir, walaupun terkadang gejalanya memang mirip.

Beberapa gejala patah tulang adalah:

  • Terasa nyeri saat tulang ditekan.
  • Apabila diraba, terdapat benjolan yang mungkin disebabkan karena jaringan yang rusak.
  • False movement atau pergerakan tulang yang salah, yang seharusnya tidak bisa dilakukan pada kondisis normal.
Ada beberapa jenis patah tulang, yaitu:

Patah tulang terbuka.

Patah tulang terbuka ditandai dengan adanya/munculnya tulang ke permukaan kulit dan berhubungan dengan dunia luar.

Gejala patah tulang terbuka adalah:

  • Perdarahan mengalir terus menerus.
  • Keluarnya butiran lemak dari permukaan kulit. Butiran lemak ini berasal dari sumsum tulang yang keluar dari kulit.
Penanganan patah tulang terbuka adalah:

  • Penanganan harus hati-hati karena lebih rawan infeksi.
  • Bebaskan jalan napas penderita dengan cara melonggarkan pakaian serta sabuk ataupun dasi yang mungkin menghambat jalan napas.
  • Pastikan bagian yang patah tidak ditekuk atau tertekuk.
  • Usahakan memberikan traksi atau tarikan agar bagian tulang yang mencuat keluar dapat masuk, misalnya patah tulang paha. Traksi dapat dilakukan melalui ujung jari kakinya.
  • Jika berhasil, tutup bagian yang luka dengan kain kasa, lalu dipasangkan bidai.
  • Usahakan bagian tulang yang patah tetap lurus, walaupun pasien diangkat atau dipindahkan.
Patah tulang tertutup/simpleks.

Patah tulang tertutup adalah kondisi tulang patah atau retak, namun tidak tampak dari luar kulit.

Gejala patah tulang tertutup:

  • Rasa nyeri apabila tertekan atau teraba.
  • Timbulnya benjolan pada permukaan kulit, yang tidak sama dengan lebam. Lebam biasanya berwarna agak gelap, sedangkan pada patah tulang, benjolan berwarna merah.
Penanganan patah tulang tertutup:

  • Tindakan ABC/airway, breath, circulation dengan cara melapangkan jalan napas pasien.
  • Pemasangan bidai pada tulang yang patah dengan tujuan mengurangi pergerakan berlebih pada tulang yang patah.
  • Bidai yang terpasang harus melewati 2 sendi, misalnya patah tulang pada tulang kering, maka pemasangan bidai harus melewati lutut dan pangkal paha.
Patah tulang comminuted.

Patah tulang comminuted adalah patah tulang yang terjadi akibat tergilas atau tenaga yang sangat hebat.

Gejala patah tulang comminuted adalah:

  • Retakan banyak terjadi pada bagian tulang.
  • Pecahan tulang yang menyebar menyebabkan rusaknya jaringan atau pembulu darah.
Patah tulang kompresi.

Patah tulang kompresi adalah patah tulang atau retakan yang disebabkan oleh tulang tidak mampu menyokong suatu beban. Patah tulang ini biasanya disebabkan karena osteoporosis atau kerapuhan tulang dan kebanyakan menyerang perempuan.

Patah tulang avulsi.

Patah tulang avulsi adalah patah tulang yang disebabkan kontraksi otot yang kuat, sehingga bagian tulang tempat melekatnya tendon/jaringan otot tertarik. Biasanya sering terjadi pada olahragawan yang mengangkat beban terlalu berat.

Patah tulang patologis.
Patah tulang patologis adalah patah tulang yang disebabkan kerapuhan tulang, karena terserang kanker yang telah tumbuh ke dalam tulang. Kerapuhan tulang yang terjadi bisa memicu fraktur/patah tulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar